Taman Sulthanah Safiatuddin, 5-15 Agustus 2018

Selamat! Aceh Selatan Raih Juara Umum PKA VII

BANDA ACEH – Kabupaten Aceh Selatan meraih juara umum PKA VII dan berhak mendapatkan Piala Bergilir PKA yang diserahkan oleh Plt Gubernur Aceh pada malam penutupan resmi di Panggung Utama Taman Sulthanah Safiatuddin, Banda Aceh, Rabu (16/08/18) malam.

“Selamat kepada Kabupaten Aceh Selatan yang meraih juara umum PKA VII  seperti diumumkan tadi malam. Selamat juga kepada seluruh pemenang lainnya, semoga membuat masyarakat Aceh makin bersemangat dalam melestarikan kebudayaannya,” ujar Amiruddin, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Kamis (16/08/2018).

Pada penutupan resmi Rabu malam, Ketua Tim Dewan Juri PKA VII Prof H Nazaruddin AW membacakan keputusan dewan juri dan surat keputusan gubernur Aceh terkait penetapan juara peserta pada penyelenggaraan PKA VII.

Sesi pertama diumumkan pemenangan anjungan terbaik. Kabupaten Aceh Selatan meraih peringkat pertama dengan skor 439,5. Posisi dua diraih Aceh Tengah dengan perolehan nilai 428 dan Bener Meriah meraih peringkat ketiga dengan skor 412,5. Selanjutnya peringkat empat diraih Aceh Besar dengan nilai 412, disusul Nagan Raya dengan nilai 401 dan tempat keenam menjadi milik Aceh Barat dengan perolehan nilai 400,5.

Prof Nazaruddin lantas membacakan SK Gubernur tentang penetapan juara PKA VII. Kabupaten Aceh Selatan berhak meraih juara umum dengan perolehan nilai 1.870, disusul Aceh Besar dengan raihan nilai 1.820, dan juara ketiga menjadi milik Kota Banda Aceh dengan skor 1.740.

Selanjutnya Juara Harapan I diraih Kabupaten Bireuen dengan nilai 1.520, diikuti Aceh Tengah sebagai Juara Harapan II dengan skor 1.510, sedangkan Juara Harapan III diperoleh Aceh Barat dengan nilai 1.100.

“Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan yaitu 15 Agustus 2018, dengan ketentuan jika di kemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapan ini, maka akan diperbaiki kembali,” kata Nazaruddin.

Usai pengumuman juara, para perwakilan kabupaten/kota langsung diserahkan piala di atas panggung utama, kemudian acara ditutup dengan pertunjukan seni dan musik dari ISBI Aceh dan Su Nanggroe.

Author

Post a comment